Latest Movie :
Recent Movies

Boyhood


SINOPSIS
Saya selalu kagum jika menyaksikan video timelapse di youtube dimana seseorang menampilkan foto dari perkembangan wajahnya atau keluarganya dalam rentang waktu bulan, tahun, dari sejak ia kecil dan masih berada dibawah asuhan orang tuanya, hingga ketika ia telah wisuda dan mengenal arti cinta. Konsep timelapse itu dipakai Richard Linklater untuk bercerita, sebuah film yang dibuat secara berkala dalam rentang waktu 12 tahun, sebuah perjalanan hidup yang, menakjubkan. Before midnight, before sunset, and before sunrise, there’s Boyhood. 

Tahun 2002, anak laki-laki berusia enam tahun bernama Mason Evans, Jr. (Ellar Coltrane) tinggal di Texas bersama saudara perempuannya Samantha (Lorelei Linklater) serta sang ibu, Olivia (Patricia Arquette), yang kini berstatus single mother. Hanya punya kesempatan bersama sang ayah, Mason Sr. (Ethan Hawke), setiap akhir pekan, hingga wisuda satu dekade kemudian Mason harus berjuang menghadapi berbagai masalah yang masuk menemani pertumbuhannya, dari pubertas, seks, hingga sakit hati. 
(http://rorypnm.blogspot.com/2014/08/review-boyhood-2014.html)

PENDAPAT
Ya, Boyhood bukan lah sekedar film coming-of-age indie biasa. Berangkat dari idenya yang luar biasa, Linklater membawa tema sederhananya mencapai level baru dalam industri perfilman yang belum pernah dicapai sebelumnya, menyentuh realitas dengan caranya yang sederhana namun berbeda. Boyhood mampu membuat bubuhan makeup terasa begitu old-fashioned dan penuaan alami merupakan trend terbaru, membuat siapapun tersenyum simpul lewat nostalgia yang Linklater tabur sekaligus menegaskan bahwa Boyhood adalah film ter-up-to-date yang pernah ada. Nafasnya sederhana, kisahnya pernah (atau setidaknya akan dialami) oleh 7 milyar manusia di bumi. Tapi, apa yang mampu membuat Boyhood berada di zona berbeda adalah bahwa Richard Linklater tahu semua itu, membiarkannya mengalir begitu saja tapi tanpa pernah membiarkan ritme kisah jatuh, dan masih dengan dihiasi konflik-konflik tajam meski konteksnya tetaplah sederhana. Ini semua, sukses membuat 3 jam durasinya sama sekali bukanlah pengalaman yang melelahkan, melainkan menawarkan sebuah pengalaman sinematik penting yang jarang, atau bahkan tak akan pernah anda temui lagi. Ya, Boyhood dinamai 'Boyhood' karena suatu alasan, dan itu sama sekali bukan alasan yang salah, karena sesuai judulnya, Boyhood mampu membawa kembali waktu, dan membuat kita terjun ke dalamnya. Simply amazing.
(http://rizky-muzakki.blogspot.com/2014/09/review-boyhood-2014.html)

Into the Storm



Hari itu seharusnya menjadi hari yang paling istimewa bagi para pelajar kota kecil Silverton, Oregon, Amerika Serikat.

Acara wisuda yang tengah berjalan dengan khidmat tiba-tiba berubah menjadi bencana setelah muncul badai. Gedung sekolah satu-satunya tempat perlindungan terancam diterjang badai besar.

Di tempat lain, sekelompok orang pemburu badai malah menuju ke arah pusaran berusaha mendokumentasikannya untuk kepentingan pekerjaan. Sedangkan sebagian hanya karena ingin terlihat keren di Youtube.

Begitulah sekilas cerita awal dari film Into The Storm, yang diproduksi oleh Warner Bros Picture dengan produser Todd Garner, disutradarai Steven Quale yang pernah menggarap efek khusus film Titanic, Avatar, dan Final Destination 5, film-film yang kualitas dan efeknya tidak perlu diragukan lagi. Delapan belas tahun setelah Hollywood merilis film tentang badai tornado, Twister (1996) dan puluhan dokumenter sejenis ini di Discovery atau National Geographic Channel, amukan alam ini rupanya masih dipercaya mendatangkan penonton. Film ini diuntungkan perkembangan teknologi sinema hingga menghasilkan gambaran badai lebih dahsyat.   

Kendati begitu, film Into `The Storm` tidak hanya menampilkan efek-efek bencana dari pusaran badai yang menakjubkan sekaligus mengerikan. Drama dan action triller menjadi bagian yang kuat dari film ini. Fenomena alam di film ini sangat dahsyat. Bukan satu, dua atau tiga badai yang terjadi. Anda bisa menghitung sendiri saat menontonnya langsung.




Aktor Richard Armitage yang berperan sebagai Gary, Ayah dari dua orang putra, memperlihatkan emosinya saat berusaha menyelamatkan putranya yang bernama Donny. Sedangkan Aktris Sarah Wayne Callies yang memerankan tokoh Allison, seorang wanita single yang paham tentang badai serta ibu dari putri berusia 5 tahun memahami bahwa badai yang terjadi di Silverton di luar perkiraannya.

Tokoh Pete, rekan dari Allison yang sangat bersemangat memburu badai, menjadi ciut nyalinya tatkala kameramennya meninggal karena terhisap badai badai angin bercampur api. Badai inilah yang menjadi favorit saya, tidak salah jika badai ini menjadi cover utama film `Into The Storm`.

Upaya memburu badai berubah menjadi aksi menyelamatkan para pelajar yang tinggal di gedung sekolah. Di film ini anda tidak akan begitu memperdulikan hal yang ganjil (tak masuk akal), karena banyak hal-hal yang keren dan menegangkan yang bisa anda nikmati.

Di Amerika badai tornado sering terjadi sehingga tidak heran jika sistem keamanan dari badai telah disiapkan, ini berbeda jika terjadi puting beliung di Indonesia. Sudah ada sistem keamanan saja menimbulkan banyak korban jiwa, apalagi jika tidak ada?

Film ini benar-benar menunjukkan fenomena alam yang sangat dahsyat. Bukan satu, dua atau tiga badai yang terjadi. Anda bisa menghitung sendiri saat menontonnya langsung. Setelah menonton film ini, anda akan melihat bahwa keberadaan kamera video  sangat penting bagi kehidupan. Setujukah anda?

Satu lagi, di tengah film Anda juga bisa menebak-nebak apakah misi masuk pusaran badai tercapai apa tidak? Karena film ini, sesuai judulnya, juga tentang into the storm.   (http://showbiz.liputan6.com/read/2087244/into-the-storm-bukan-sekedar-film-bencana-alam)

Stalingrad


SINOPSIS
Stalingrad adalah sebuah drama yang ditetapkan pada tahun 1942, dalam salah satu pertempuran yang paling penting dari Perang Dunia II, yang menghentikan kemajuan pasukan Nazi dan mengubah gelombang perang berpihak pada Sekutu.
Tentara Soviet mount serangan pada pasukan Nazi yang menempati setengah dari Stalingrad di sisi lain dari Volga, tapi operasi untuk menyeberangi sungai tersebut tidak berhasil. Beberapa prajurit yang berhasil mendapatkan ke sisi lain berlindung di sebuah rumah di tepi Volga.

Di sini mereka menemukan seorang gadis yang tak luput ketika Jerman datang. Sementara seluruh kekuatan tentara Jerman turun ke mereka, para pahlawan Stalingrad pengalaman cinta, kehilangan, sukacita dan rasa kebebasan utama yang hanya bisa dirasakan oleh mereka akan mati. Mereka membela rumah di semua biaya saat Tentara Merah mempersiapkan untuk serangan lain.(http://sinopsisfilemkeren.blogspot.com/2014/01/stalingrad.html)

PENDAPAT
 Film War Action Drama "Stalingrad", kisah cinta epik diatur dalam salah satu pertempuran paling dahsyat dalam sejarah modern.

The Chef The Actor The Scoundrel


SINOPSIS
film ini menceritakan tentang perang kedua sino jepang antara jepang dan china, dimana china menderita wabah kolorea karna jepang menggunakan senjata biologis.
(http://filmterbaru2014.mywapblog.com/download-the-chef-the-actor-the-scoundre.xhtml)

PENDAPAT
For the first part of the movie, I was disappointed. The movie starts with a very dramatic opening about a cholera outbreak that is devastating the population in Peking. Then it changes tones and becomes a strange comedy of overacting and ridiculousness. Just as I was about to give up, there is a twist in that explains things. Then the movie made more sense, and was quite enjoyable. 

It is a lot of fun, zany, has interesting graphics, lots of twists, and is apparently based on a true story.

Overall, it was a great action, spy, comedy, out there movie that was really surprising considering the synopsis on Netflix.(IMDB)


Sex Tape


Kalau Anda sudah tidak sabar dengan sisi jenaka dan nakal dari Cameron Diaz, baiknya Anda nantikan film terbarunya, Sex Tape. Film besutan sutradara Walk Hard: The Dewey Cox Story (2007), Jake Kasdan, ini baru saja mengunggah secara resmi foto adegan perdana mereka di Sex Tape secara online.

Dapat dilihat, untuk film ini, Cameron akan kembali beradu akting dengan Jason Segel, lawan mainnya dalam Bad Teacher (2011).

Sudah bisa dilihat sisi humor dewasa dari Sex Tape lewat foto adegan pertama mereka. Dimana Cameron nampak tengah berbaring di tempat tidur dengan mengenakan kaos, celana dalam, dan sepatu roda dengan raut muka menggoda. Sementara Jason, berdiri di depan tempat tidur seraya melepaskan sepatu roda Cameron dengan mimik wajah lucu.

Foto tersebut berlatarkan di sebuah kamar dengan pencahayaan yang remang-remang.

Sex Tape sendiri akan mengikuti kisah tentang sepasang suami istri yang terbangun dan menyadari kalau alat bantu seks yang mereka gunakan semalam tiba-tiba menghilang. Hal ini menggerakan keduanya untuk mencari dimana alat tersebut berada.(http://www.21cineplex.com/slowmotion/ini-dia-aksi-cameron-diaz-di-film-terbarunya,4613.htm)

Muppets Most Wanted


Muppets Most Wanted adalah film caper Amerika musikal komedi yang disutradarai oleh James Bobin dan juga ditulis oleh Bobin, Nicholas Stoller, diproduksi oleh Walt Disney Pictures dan Mandeville Films. Film ini merupakan sekuel The Muppets 2011 yang dibintangi oleh Ricky Gervais, Ty Burrell dan Tina Fey. Diproduksi oleh David Hoberman dan Todd Lieberman yang juga memproduksi film sebelumnya, serta musisi Bret McKenzie. Dalam film ini Muppets menemukan diri mereka enggan terlibat dalam caper kejahatan internasional saat tur di Eropa.

Muppets Most Wanted Movie Film 2014 - Sinopsis
Dalam sekuel The Muppets terlihat seluruh geng Muppets akan mengadakan tour global, menjual teaternya ke beberapa tujuan yang paling menarik di Eropa yaitu Berlin, Madrid dan juga London. The Muppets nampaknya mengalami sedikit kesulitan karena mereka menemukan diri mereka tanpa sadar terjerat dalam caper kejahatan internasional yang dipimpin oleh Constantine (World’s Number One Criminal) kriminal no 1 di dunia, juga seorang Kermit dan sidekick pengecut-nya Dominic (Number Two Badguy) yang diperankan oleh Ricky Gervais, hingga kekacauan terjadi kemudian...(http://loveheaven07.blogspot.com/2014/03/muppets-most-wanted-movie-film-2014.html#undefined)



PENDAPAT
Wonderful songs! Wonderful Muppets! Wonderful film!
Having read a few strangely critical reviews, I felt compelled to add my own for balance. I am not going to compare this to this Muppet movie or that. I already see too many people doing that.

Having grown up with the original Muppet Show and seeing every movie and many TV specials, I have seen this bunch put together movies and shows with varying success. 

The return to the big screen a few years ago was very welcome, and very well done. With this movie, I think they topped that and quite a few others! To me, as a lifelong fan, this easily ranks near the top of the best Muppet movies made.

Once I heard the opening number to the movie, I knew I was in for a treat. Every song in this movie was pure Muppet. Jim Henson always had a way of celebrating the best we all have to offer with a twinkle in his eye and a joke or two along the way. That spirit lives on in this movie. Whether it's doo wop, cheesy 70s music, or just a fun musical number, they cover a lot of ground.

The plot, as you may already be aware, involves some creative switcharoo, which is played off very well. This leads to a number of interesting scenes on both sides. 

The movie is paced very well, and does a good job of switching back and forth between story lines. Just as you become reinvested in one, you're switched back to the other. You will most likely see your favorite Muppet at some point, although only a handful have significant parts. I always enjoy the familiar faces in the background scenes.

The human/Muppet ratio was back where it should be. Any proper Muppet movie should always star the muppets, with humans being "around". This delivered that perfectly, but also picked the perfect co-stars. Ty Burrell is fantastic, and his time with Sam the Eagle is wonderful, and something I had been looking forward to. Of course Tina Fey is great as well. She's Tina Fey!

There is a lot of well done will they or won't they at the end. You'll have to see for yourself if they do or if they don't!

And finally, while the matinée I went to wasn't hugely attended, there were a number of kids in the audience, and they all seemed to like the movie very much, even clapping at the end. 

I personally enjoyed this movie quite a bit. I laughed A LOT. It's fun. It's silly. It's somewhat absurd at times, and that's what the Muppets are all about. And of course, they remind you how great it is to stick together with your friends and family. And any movie that can get the seal of approval from kids that includes clapping must be doing something right!(IMDB)

A Million Ways to Die in the West



Sinopsis Film A Million Ways to Die in the West 2014
A Million Ways to Die in the West berlangsung di Arizona pada tahun 1882 bercerita tentang seorang penggembala yang pengecut bernama Albert (MacFarlane) ditinggalkan oleh pacarnya (Amanda Seyfried) karena adanya pria lain, setelah berhasil keluar dari perkelahian tembak-menembak (terkena tembakan di punggungnya), akhirnya dia bisa keluar dengan bantuan dari Gunslinger lady (Charlize Theron) wanita misterius yang datang ke kota, dia juga membantunya menemukan keberanian dan mereka mulai jatuh cinta.

Tapi ketika suaminya yaitu seorang penjahat/jago terkenal mengumumkan kedatangannya, petani tersebut harus menempatkan keberanian barunya dan saat itulah dia akan diuji.....Film A Million Ways to Die in the West dibintangi oleh MacFarlane, Charlize Theron, Liam Neeson, Amanda Seyfried, Giovanni Ribisi, Sarah Silverman dan Neil Patrick Harris. MacFarlane telah banyak membuat film dibelakang Universal dan MRC's yang juga hit film dengan film Ted, termasuk Scott Stuber (Bluegrass Films) dan diproduksi (produser) oleh Jason Clark, dan Wellesley Wild, Alec Sulkin sebagai penulis script. (UNIVERSAL)(http://loveheaven07.blogspot.com/2014/02/sinopsis-film-million-ways-to-die-in.html)

PENDAPAT

This film is hysterically brilliant!

I laughed from beginning to end during this film! The characters were consistently interesting and well cast, the plot was fresh and entertaining, and the writing was just brilliant. I loved the subtle jokes and the cameos, and Seth MacFarlane was exceptional as the lead. He plays the leading man without any arrogance or cliché' swagger; instead, he comes off as genuine and easy to relate to. I really like that. There are few films in which I laugh continuously from start to finish. This is one of those. It never got dull or repetitive, never felt forced, and was not at all predictable. Many kudos to Seth MacFarlane and crew for an enjoyable, hilarious, and thoroughly entertaining film! Hollywood needs more of this and less of the crap that passes for cinema these days. (IMDB)

Wrong Turn 6 Last Resort


SINOPSIS
Seperti biasanya, para kanibal pedalaman atau yang bisa disebut hillbilly cannibals ini akan kembali ke hadapan kamu semua dan siap memangsa manusia yang ditemuinya. Wrong Turn 6: Last Resort berkisah tentang seorang pemuda yatim piatu yang bernama Danny yang akhirnya menemukan keluarganya. Danny disebut-sebut sebagai ahli waris dari sebuah resort yang terletak di West Virginia hills. Bersama dengan pacar dan teman-temannya, Danny pergi ke resort terpencil tersebut dan menemui 2 orang yang mengaku sebagai keluarganya, yaitu Jackson dan Sally. Keberadaan teman-teman Danny dianggap mengganggu oleh Jackson dan Sally yang mengharapkan Danny datang sendirian. Teman-teman Danny merasakan ada yang aneh dengan resort dan dua orang bersaudara, Jackson dan Sally.

Keberadaan Danny sangat penting di sana. Kenapa? Karena eh karena, ada sesuatu yang disembunyikan oleh Jackson dan Sally dan akan mereka beritahu pada saat yang tepat. Apakah itu? Entahlah, ane ngerasa aneh aja sih. Jadi ceritanya keluarga Danny itu terdiri dari 3 kelompok gitu, yaitu The Craytons, the Boggles dan the Hillickers. Danny termasuk the Hillickers. Setelah mengikuti semacam upacara singkat, Danny resmi menjadi the Hillickers dan siap untuk dikawinkan dengan Sally untuk meneruskan generasi keluarga aneh mereka. Yap! Para kanibal yang biasa kamu lihat dalam seri-seri Wrong Turn sebelumnya adalah keluarga dari Danny. Wow!




Bagi yang doyan ngeliat aksi Three Finger, Sawtooth dan One Eye dalam membantai mangsanya, tenaaaang karena sama seperti seri sebelumnya mereka akan hadir dan siap beratraksi untuk kamu.



Penikmat seri Wrong Turn pastinya harus dan wajib untuk menyaksikan film ini, yah walaupun agak sedikit membosankan sih jalan ceritanya. Oh iya, satu lagi nih. Bagi yang doyan liat boobies, sama seperti seri sebelumnya, kamu juga bakal melihat pemandangan gunung kembar yang cuku intens. Bahkan diawal film pun sudah ada adegan begituan, yaaah biasa laaaah, biar penonton pada betah gitu duduk manis dan menonton filmnya sampe kelar.

(http://vifuckinsane.blogspot.com/2014/10/wrong-turn-6-last-resort.html)

Lets Be Cops


SINOPSIS
Dua orang sahabat memilih memakai seragam polisi di sebuah pesta kostum dan tak disangka menjadi sebuah sensasi dan membuahkan ide untuk terus memakainya sebagai bahan becandaan.Tetapi ketika keduanya terjerat dalam kehidupan nyata yang harus berhubungan dengan mafia dan detektif korup, mereka menggunakan lencana palsu mereka untuk benar-benar menegakkan hukum.(http://www.kesekolah.com/hiburan/film/lets-be-cops.html)


PENDAPAT
This was actually pretty funny. Seeing that this is a Wayans Brothers movie I wasn't sure if it would be too corny or have too many D&F jokes too tolerate. Usually if the comedy is too dumbed-down / "family friendly I'm out. But I was actually entertained. The D&F humor was actually funny (giant naked man) and it wasn't the crux of the movie. There's actually a good buddy cop theme here, it's hilarious to see them test the limits of their new cop powers, the antagonists are really threatening. There's a good action theme that goes along with this story, I enjoyed it. I was surprised to see Andy Garcia (Untouchables) or Jon Lajoie (from Youtube / The League) to be in this movie, two of my favorite actors.(IMDB)

The Expendables 3



Film aksi Hollywood berjudul “The Expendables 3” merupakan fil sekuel ketiga dari "The Expendables", film ditulis sendiri oleh Sylvester Stallone yang juga ikut bermain berperan sebagai tokoh utama bernama Barney, Christmas ( Jason Statham ) dan sisanya dari tim datang bertatap muka (face-to-face) dengan Conrad Stonebanks ( Mel Gibson ), yang tahun lalu mendirikan The Expendables dengan Barney.

Dalam sekuel ketiga The Expendables ini, yang menjadi musuh besar Barney adalah Stonebanks yang berubah menjadi seorang pedagang senjata kejam dan yang membuat Barney terpaksa untuk membunuhnya. Stonebanks yang menghindari kematian sekali sebelumnya, sekarang adalah membuat misinya untuk mengakhiri sekuel film The Expendables.

Cerita demi cerita Barney memiliki rencana lain. Barney memutuskan bahwa dia harus melawan darah lama dengan darah baru dan membawa era baru anggota tim Expendables, merekrut orang-orang yang lebih muda, lebih cepat dan lebih tech-savvy. Misi terbaru menjadi benturan gaya old-school klasik dibandingkan dengan keahlian teknologi tinggi dalam pertempuran paling pribadi yang belum dialami Expendables.(http://sinopsisfilem21.blogspot.com/2014/02/the-expendables-3-2014-sinopsis.html)

Hercules


SINOPSIS
Kisah dimulai dengan bagaimana Hercules bersama dengan para kawanan pemburu hadiahnya berhasil menyelesaikan sebuah misi yang mereka ambil demi mendapatkan uang imbalan. Karena nama dan kisah-kisah legenda tentang Hercules telah tersebar cukup luas,  suatu hari Hercules didatangi oleh seorang Tuan Puteri dari Kerajaan Thrace yang meminta pertolongannya untuk membantu kerajaan tersebut dalam melindungi kerajaan sekaligus merebut kembali tanah Thrace yang dikuasai satu-persatu oleh kubu lawannya yang dikatakan tak terkalahkan, Rheseus.

Hercules, mengetahui fakta bahwa para prajurit yang tersisa dari Kerajaan Thrace tersebut ternyata belum siap untuk berperang, akhirnya turun untuk mengajarkan mereka tentang bagaimana caranya untuk bisa berperang sekaligus bertahan hidup. Apakah usaha Hercules untuk melatih para prajurit tersebut membuahkan hasil di dalam perang yang sesungguhnya dengan Rheseus? Apakah masalah konflik perang akan selesai begitu saja? Dan yang terpenting, apakah legenda dan kisah-kisah dari Hercules itu sendiri benar adanya?


Film ini memiliki alur yang maju dan nyaris tidak melenceng dari topik utama yang hendak disajikan. Karenanya, alur cerita mungkin akan terlihat cukup klise dengan penyajian durasi film yang cenderung pendek dibandingkan dengan mayoritas film yang lainnya, sehingga membuat film ini kurang mengeksplorasi beberapa bagian terutama pada bagian pendalaman setiap karakternya karena fokus karakternya cenderung kuat mengarah kepada Hercules seorang. Walau terkesan klise, kurang eksplorasi dan berdurasi singkat, film “Hercules” masih dapat dinikmati secara umum, terutama pada bagian aksi baku hantamnya maupun pada adegan perangnya.

Salah satu hal yang menarik dari film “Hercules” ini adalah bagaimana tim pengembang film memposisikan tokoh Hercules sebagai seorang prajurit terkuat yang memiliki berbagai kemampuan hebat karena merupakan seorang setengah dewa, tetapi sesungguhnya hal tersebut sebagian besar hanya berupa mitos belaka. Hercules di sini terlihat lebih manusiawi, tidak memiliki kemampuan yang sangat hebat seperti seorang setengah dewa. Walau begitu, plot twist ini merupakan salah satu hal menarik yang bisa Anda dapatkan dari film “Hercules” tersebut.

Jika hendak dikatakan sebagai film yang bagus atau tidak, semua hal ini lagi-lagi akan kembali kepada selera film serta pendapat Anda masing-masing. Namun, untuk Anda yang ingin melihat sudut pandang lain dari kisah mitologi klasik Hercules yang sedikit berbeda, film “Hercules” ini bisa menjadi pilihan film yang tepat untuk Anda.
(http://www.jagatreview.com/2014/09/review-film-hercules-2014-penuh-aksi-dengan-alur-lurus/)

Step Up All In


SINOPSIS
Film drama dance berjudul “Step Up : All In” ini menceritakan tentang dua kelompok tarian yang berada di kota gemerlap Las Vegas yang bergabung agar memenangkan sebuah kejuaraan dalam berkompetisi. Mereka pun harus berjuang keras untuk agar bisa saling menjaga kekompakan dan menciptakan koreografi supaya bisa memberikan mereka sebuah kemenangan dan menjadi juara karena itulah yang menjadi tujuan dan mimpi dalam hidup mereka.
(http://sinopsisfilem21.blogspot.com/2014/04/step-up-all-in-2014-sinopsis.html)

The Other Woman



SINOPSIS
Carly (Cameron Diaz), seorang wanita karier yang sukses dan cantik merasa menemukan pria yang tepat ketika mengencani Mark King (Nikolaj Coster-Waldau). Tetapi ketika ia mendatangi rumah Mark dengan maksud memberikan kejutan sexy, ia justru bertemu dengan Kate King (Leslie Mann), istri Mark yang cerewet. Karena Kate merasa dunianya hancur, tanpa teman untuk bicara, ia terus merecoki Carly dengan pertanyaan-pertanyaan yang aneh. Tidak hanya Carly, ternyata Mark juga mempunyai selingkuhan yang masih muda dan bertubuh supermodel hot, Amber (Kate Upton). Terjebak dalam situasi yang sama-sama tidak enak, mereka bertiga malah akhirnya menjadi sahabat dan bekerjasama untuk memberi pelajaran alias membalas dendam kepada Mark.

Cameron Diaz dan Leslie Mann sangat luwes, mereka mampu menghidupkan karakter Carly dan Katie dengan sangat atraktif, sehingga membuat penonton terbawa terbahak-bahak. Untuk Kate Upton, ia harus belajar akting lebih banyak, karena jelas terbanting dengan 2 wanita lainnya. Sementara Nikolaj cocok memerankan sosok “cassanova” dalam cerita ini, secara fisik dan penjiwaaan cukup meyakinkan untuk sosok pria yang mudah memikat wanita.

(https://ristiirawan.wordpress.com/2014/04/29/resensi-film-the-other-woman-2014-2/)

How to Train Your Dragon 2


Film animasi yang satu ini merupakan sekuel kedua dari film How to Train Your Dragon.  Di film ini akan diceritakan petualangan Hiccup, Astrid, Snotlout dan seluruh geng mereka di sebuah pulau kecil di Pantai Utara. Ketika Hiccup dan Astrid melakukan sebuah perjalanan, mereka secara tidak sengaja menemukan sebuah hutan yang hangus terbakar dan sebuah gua es. Perjalanan mereka ke gua es, mempertemukan mereka dengan ras naga liar yang belum pernah mereka jumpai sebelumnya. Selain rahasia tentang naga, Hiccup juga bertemu kembali dengan sang ibu yang kini sedang melakukan pertempuran untuk melindungi para naga. Saksikan serunya petualangan Hiccup dan kawan - kawan di film ini.(http://filmdanmovie.blogspot.com/2014/05/sinopsis-dan-trailer-how-to-train-your-dragon-2.html)

The Purge: Anarchy



Dikisahkan, pada tahun 2023, tanggal 21 Maret, adalah hari di mana masyarakat Amerika merayakan "Hari Pelampiasan". Dalam waktu 12 jam, pembunuhan di negeri itu dilegalkan oleh pemerintah.

Tidak ada rumah sakit yang buka dan pemerintah tidak menjamin keamanan dalam 12 jam itu. "Hari Pelampiasan" adalah wujud kebebasan dan pembebasan yang menemukan bentuk baru di Amerika.

Dampaknya? Bisa ditebak. Selama 12 jam, Amerika seperti neraka. Pembantaian besar-besaran, saling melampiaskan dendam, bahkan tidak jarang sesama anggota keluarga saling membunuh. Ditengarai "Hari Pelampiasan" berdampak pada merosotnya angka kriminalitas di Amerika dan berkurangnya kemiskinan. Maklum saja, banyak dari mereka memanfaatkan "Hari Pelampiasan" untuk membantai para gelandangan, orang miskin, dan pengangguran.

Apa yang terjadi di atas adalah kisah dalam film "The Purge" dan sekuel terbarunya "The Purge: Anarchy." Kedua seri "The Purge" disutradarai dan ditulis oleh James DeMonaco. "The Purge: Anarchy" rilis perdana pada 18 Juli 2014 dan kini sudah masuk ke Indonesia melalui jaringan bioskop 21.

Sutradara dan penulis naskah dengan cantik mampu mengambil tiga sudut pandang dalam "The Purge: Anarchy". Pertama, sebuah keluarga migran yang hidup pas-pasan, lalu sepasang kekasih yang terjebak dalam kekacauan "Hari Pelampiasan," dan terakhir, sudut pandang orang yang melakukan pelampiasan demi memuaskan dendam.

Terlepas dari plot cerita, "The Purge: Anarchy" seolah menjadi cermin kehidupan sosial, khususnya di Amerika Serikat. Sebuah sindiran untuk kebebasan, rasa kemanusiaan yang tertutup oleh keuntungan semu dari pemilik modal, hingga perjuangan kaum proletar yang semakin tergerus.

Banyak hal-hal implisit dikisahkan dalam film ini. Salah satu hal yang menarik adalah terlibatnya pemerintah secara aktif dalam memerangi kemiskinan dengan caranya sendiri. Kejam, namun tidak tampak di permukaan.

Pun, terselip isu rasisme yang tajam dalam film ini. Seolah menunjukkan bahwa apa yang dilakukan Amerika Serikat untuk memerangi rasisme terhadap kulit hitam hanyalah sebuah lips service.

Sebagai sekuel, film yang dibintangi Frank Frillo, Carmen Ejogo, Zach Gilford, Kiele Sanchez, dan Zoe Soul ini tampak berdiri sendiri. Tidak memiliki keterkaitan dengan film sebelumnya. Dengan budget USD9 juta, film ini mampu mendulang USD103,6 juta. 
(http://hiburan.metrotvnews.com/read/2014/09/04/287092/film-the-purge-anarchy-horor-pembunuhan-12-jam)

The Prince of Egypt


Film kartun yg di riview kali ini berjudul Prince of Egypt. Berlatar belakang di mesir film ini menceritakan tentang 2 orang bersaudara tidak kandung bernama Moses dan Rameses 

Rameses adalah anak kandung dari raja mesir ( pharaoh ). Sedangkan Moses adalah seorang anak keturunan yahudi ( budak mesir ) yang di pungut oleh ratu mesir. Moses di buang di sungai oleh ibu nya sewaktu masih bayi karena raja mesir memerintahkan untuk membunuh semua bayi-bayi kelahiran yahudi.

Moses pun tumbuh besar di bawah asuhan raja mesir dan berhubungan akrab dengan kakak nya Rameses. Tetapi pada suatu hari malam saat Moses mengejar budak tangkapan wanita (yg kemudian menjadi istri Moses) secara tak sengaja Moses bertemu dengan kakak kandung nya. Moses pun di beritahu bahwa sebenarnya dia adalah keturunan yahudi.

Cerita berlanjut dengan tragedi pembunuhan pria mesir yg menyiksa budak yahudi oleh Moses sehingga dirinya pergi dari tahta kerajaan mesir dan mengembara. Sampai suatu hari di pengembaraan ,Moses di beri tugas oleh Tuhan untuk kembali ke mesir membebaskan kaum yahudi dari mesir. Moses pun kembali ke mesir dan ternyata Rameses kakak tiri nya telah menggantikan Ayah tiri nya menjadi Pharaoh. Ramses pun tidak senang akan permintaan Moses untuk membebaskan kaum yahudi dari mesir. Banyak hal yang harus Moses lakukan hingga akhirnya dia berhasil membebaskan kaum yahudi dari Mesir

Kisah Moses ini di ambil dari kitab taurat. Film ini tidak boleh di putar di indonesia karena dinilai mengandung propaganda kaum yahudi

Penasaran gimana kisah nya Selengkap nya ?
(http://catatan-random-gw.blogspot.com/2012/08/prince-of-egypt.html)

22 Jump Street


Seperti film pertamanya, 22 Jump Street memiliki tingkat humor yang benar-benar segar dan menggelikan. Walaupun banyak istilah-istilah yang mungkin hanya dikenal di kalangan warga Amerika Serikat, namun Phil Lord dan Christopher Miller bisa mengemasnya dengan sangat baik.



Kisah filmnya bermula saat Morton Schmidt (Jonah Hill) dan Greg Jenko (Channing Tatum) terpaksa harus menjadi mata-mata di sebuah kampus untuk memantau peredaran narkoba setelah mereka gagal menangkap pengedar bernama Ghost (Peter Stormare).

Keduanya pun harus menyamar sebagai mahasiswa demi bisa menemukan sosok yang bertanggung jawab dalam menyebarkan narkoba di kampus tersebut, terutama setelah tewasnya salah satu mahasiswi setelah dianggap menerima narkoba dari seorang pria misterius.



Akhirnya, tiba bagi mereka dalam memulai operasi menjaring pengedar narkoba, keduanya lalu terlibat dalam masalah yang cukup kompleks. Salah satunya adalah terjalinnya persahabatan antara Jenko dengan mahasiswa bernama Zook (Wyatt Russell) yang malah merusak hubungan mereka sebagai petugas polisi.

Setelah mengalami beberapa hal yang tak terduga, keduanya lalu bersiap untuk menangkap gembong narkoba terbesar di kampus tersebut. Alhasil dengan semangat berapi-api, akhirnya Jenko dan Schmidt sukses menghentikan peredaran narkoba.

Sebagai film komedi, 22 Jump Street tergolong sukses dalam mengocok perut penonton. Tak hanya bermodalkan banyolan fisik, namun banyak juga humor kreatif yang disampaikan lewat kata-kata layaknya komedi spontan.

Selain itu, adegan laga di 22 Jump Street mampu menjadi bumbu tersendiri di tengah bertebarannya konsep humor yang disajikan. Beberapa aktor maupun aktris baru yang tampil di sini juga tampil cukup baik dalam memainkan perannya. Kembalinya Ice Cube sebagai Kapten Dickson juga menjadi sebuah kesegaran tersendiri.


Salah satu keunggulan yang patut diapresiasi dalam 22 Jump Street adalah padatnya cerita yang tetap berfokus pada hubungan Jenko dan Schmidt sebagai rekan di kepolisian. Bagi para penonton di Indonesia, mungkin ada beberapa lawakan yang dirasa asing dan melenceng dari budaya kita.

Namun hal-hal tersebut rasanya bukan masalah besar bagi kita semua, selama 22 Jump Street hanya dijadikan sebagai hiburan semata. Film ini juga menjadi pilihan yang tepat sebagai penyegar otak di akhir pekan.(Rul/Feb) 
(http://showbiz.liputan6.com/read/2064663/22-jump-street-kocaknya-duet-polisi-mata-mata-kampus)

Marmut Merah Jambu


Sinopsis dan Jalan Cerita Marmut Merah Jambu (2014)

Film yang diangkat dari novel yang berjudul sama bercerita tentang Dika (Raditya Dika) yang datang ke rumah Ina (Anjani Dina) seorang gadis yang merupakan cinta pertamanya sewaktu SMA. Disaat itu Dika juga membawa seribu origami burung bangau di tangan kanannya, dan undangan pernikahan Ina di tangan kirinya. Namun ironisnya, hari esok adalah hari penikahan Ina. Kedatangan Dika tidak diterima dengan baik oleh Bapak Ina (Tio Pakusadewo) yang curiga kedatangan Dika hanya untuk kasus cinta lama yang belum selesai dan berpikir bahwa Dika ingin menggagalkan pernikahan Ina.
Dika pun  menceritakan tujuan kedatangannya yang sebenarnya.

Kemudian kita flash back dulu melihat bagaimana masa lalu Dika (Christoffer Nelwan), dia berteman akrab dengan Bertus (Julian Liberty). Pada masa ini, Dika SMA jatuh cinta diam-diam kepada Ina. Baik Dika dan Bertus sama-sama sadar, untuk mendapatkan cewek di sekolah, mereka harus populer. Untuk itu Dika dan Bertus membuat grup detektif bersama Cindy (Sonya Pandarmawan). Mereka menyelesaikan kasus-kasus absurd yang terjadi di sekolahnya.
Semakin banyak kasus yang terselesaikan, semakin dekat Dika dengan tujuan akhirnya yaitu jadian dengan Ina. Di masa sekarang, seiring dengan Dika bercerita, seiring itu pula dia sadar ada sesuatu hal yang belum selesai dari masa lalunya. Selain itu pula dia bertanya 'benarkah cinta pertama tidak akan kemana-mana?'(http://filmdanmovie.blogspot.com/2014/04/marmut-merah-jambu-raditya-dika.html)

Jomblo Keep Smile


"Jomblo Keep Smile" ini bercerita tentang Caisar sebagai bos mafia. Tugasnya membantu seorang jomblo bernama Agus (Kemal Pahlevi) yang mendapat masalah saat mengejar wanita idamannya Angeline (Kimberly Ryder). 
Merasa bahwa Angeline cewek matrealistis, Agus berusaha melakukan pendekatan dengan membawa mobil. Agus pun nekat mengambil mobil hadiah pernikahan untuk kakaknya. Agus yang terlalu fokus mengejar cewek idamannya, akhirnya melupakan keluarga, teman, hingga mendatangkan banyak masalah.
Di tengah kesibukan persiapan pernikahan kakaknya, Agus (Kemal Palevi) jatuh cinta dengan teman SMA-nya Angeline (Kimberly Rider). Akan tetapi Jo (Reza Aditya) teman baik Agus, ragu bahwa si jomblo Agus bisa mendapatkan Angeline namun sebagai teman baik dia membantunya untuk mendapatkan Angeline.
Dengan lugunya ia meminta bantuan bos mafia se-Asia Tenggara bernama Boris (Caisar). Seperti apa bantuan Boris? Dapatkah Agus memecahkan semua masalah yang timbul akibat kesalahan sendiri?(http://savanna365photo.blogspot.com/2014/11/sinopsis-film-jomblo-keep-smile-2014.html)

Street Society


“Street Society’ mengisahkan Rio (Marcel Chandrawinata), seorang pemuda yang selalu melakukan street racing pada malam hari yang selalu disegani kemampuannya dalam membalap ,hingga membuat rivalnya dari Surabaya, Nico (Edward Gunawan) tidak terima dengan kekalahannya, dan menantang Rio kembali untuk re-match di Jakarta. Sayang, Rio menolaknya.
Di Jakarta, Rio bertemu Karina (Chelsea Islan), seorang DJ dari Berlin. Sontak, Rio tertarik untuk mendapatkan cinta Karina. Suatu malam, datanglah Yopie Dompa, anak dari mendiang Mafia bernama Frans Dompa. Terkuaklah fakta bahwa ayah Nico, Benny Wong adalah dalang atas meninggalnya ayah dari Yopie. Sontak , Yopie ingin balas dendam dengan cara menculik Karina dan memaksa Rio membantunya dengan menerima tantangan Nico.
Dengan bantuan Monty (Daniel Topan), Gde (Yogie Tan), Nanda (Kelly Tandiono) dan Bang Frankie, pemilik toko modifikasi (Ferry Salim), Rio berusaha membuat mobilnya terlihat lebih unggul ketimbang Nico.
Akankah Rio menerima tawaran Yopie ?
Siapa sebenarnya Karina ?

REVIEW :
Sebuah tontonan yang jauh melebihi ekspektasi. Abaikan pendapat orang-orang yang menganggap film ini mirip ‘Fast And Furious”. Saya pribadi menganggap menonton film ini seperti sedang menyaksikan gabungan dari “Initial D , Need For Speed : Underground,dan sedikit bumbu FTV cinta ala Indonesia”.
Untunglah, nuansa romantisme tersebut tidak terlalu mendominasi. Awi berhasil menyajikan sebuah twist plot yang shocking ,dan Chelsea Islan patut mendapat pujian atas aktingnya menjadi 2 karakter. Marcel Chandrawinata yang berperan sebagai Rio cukup berhasil menyeimbangkan sisi badboy dan goodboynya. Humor juga terlontar dari karakter Nico yang diperankan Edward Gunawan. logat Jawanya sungguh membuat penonton tertawa, dipadu dengan wajah Chinesenya. cocoklah jika ia mendapat peran Nico.
Jangan lewatkan juga mobil-mobil kelas wahid seperti Lamborghini Aventador, Mclaren, sampai Ferrari yang melintasi jalanan Jakarta hingga sampai ke jembatan Suramadu yang sungguh memukau.
Soundtrack dari ‘Nidji” berjudul “Secepat Kilat” juga cukup membuat film ini terasa cool, apalagi dengan musik  techno-electro yang up beat.
“Street Society’ merupakan sebuah terobosan baru ditengah mendominasinya genre Horror dalam perfilman Indonesia. Bukan tidak mungkin sekuelnya akan digarap , dan kita akan kembali melihat serunya mobil-mobil kelas wahid berpacu kecepatan di jalanan .
8,5/10
(http://www.moviexplorers.com/review-street-society-2014/)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. FILM AND GAMES "KUBU RAYET" - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger