Saat ini saya lagi senang-senangnya menerjemahkan film yang masuk dalam kategori IMDB Top 250. Setelah The Shawshank Redemption yang ada di posisi pertama, disusul dengan The Godfather di urutan kedua, serta film-film lainnya, maka kali ini saya menerjemahkan film yang saat artikel ini saya tulis masih bertengger di posisi 25 di IMDB Top 250. Ada banyak hal yang membuat saya tertarik untuk menjadikan film ini sebagai proyek saya tempo hari. Cerita yang apik dan tak biasa, akting yang memukau dari para aktornya (teristimewa bagi Kevin Spacey), serta yang membuat film ini banyak mendapatkan nilai plus di mata para penikmat film adalah endingnya yang sama sekali tak diduga. Ya, apa lagi kalau bukan The Usual Suspects yang diarahkan oleh sutradara muda saat itu, Bryan Singer. Sutradara yang berteman sejak kecil dengan aktor Ethan Hawke ini sangat kita kenal karyanya lewat dwilogi X-Men, Superman Returns dan Valkyrie pasca menyutradarai The Usual Suspects ini.
Film berbujet 6 juta dolar ini yang konon idenya dimulai hanya berdasarkan konsep akan sebuah poster film berisi lima orang tersangka kejahatan yang dibariskan dalam ruangan kantor polisi ini tayang pertama kalinya tanggal 16 Agustus 1995 di negara asalnya, Amerika Serikat. Syutingnya sendiri berlangsung selama 35 hari. Melalui perannya sebagai Verbal Kint dalam film ini, Kevin Spacey berhasil membawa pulang piala Oscar untuk kategori Best Supporting Actor di perhelatan Academy Awards 1996. Bukan itu saja, Christopher McQuarrie juga membawa pulang piala Oscar untuk Best Screenplay karena usaha kerasnya dalam menulis skenario film ini.
Film berbujet 6 juta dolar ini yang konon idenya dimulai hanya berdasarkan konsep akan sebuah poster film berisi lima orang tersangka kejahatan yang dibariskan dalam ruangan kantor polisi ini tayang pertama kalinya tanggal 16 Agustus 1995 di negara asalnya, Amerika Serikat. Syutingnya sendiri berlangsung selama 35 hari. Melalui perannya sebagai Verbal Kint dalam film ini, Kevin Spacey berhasil membawa pulang piala Oscar untuk kategori Best Supporting Actor di perhelatan Academy Awards 1996. Bukan itu saja, Christopher McQuarrie juga membawa pulang piala Oscar untuk Best Screenplay karena usaha kerasnya dalam menulis skenario film ini.
SINOPSIS
Kisah film ini banyak diisi dengan menggunakan kisah flashback serta narasi. Sebuah insiden terjadi di sebuah pelabuhan di San Pedro Bay yang mengakibatkan sebuah kapal besar terbakar dan berujung dengan banyaknya korban yang tewas. Ternyata ada dua orang yang selamat dari insiden naas itu; Verbal Kint (Kevin Spacey), seorang penjahat kelas teri yang pincang, dan Arkosh Kovash, seorang kriminal berkebangsaan Hungaria yang harus menjalani perawatan serius di RS karena luka bakar yang dideritanya. Untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi dalam insiden itu, maka pihak pemerintah menugaskan Agen Khusus Dave Kujan (Chazz Palminteri) dari Pabean dan agen Jack Baer (Giancarlo Esposito) dari FBI di dua lokasi yang berbeda. Jika Kujan menginterogasi Verbal di kantor polisi, maka Baer menanyai Arkosh di RS.
Semua kejadian bermula 6 minggu yang lalu, saat Verbal Kint dan empat
orang kriminal lainnya dibawa ke kantor polisi untuk diidentifikasi guna
mencari pelaku perampokan truk bermuatan senjata. Keempat orang
kriminal itu antara lain adalah Dean Keaton (Gabriel Byrne), seorang
mantan petugas polisi korup yang menjalani kehidupan sebagai orang
baik-baik; Michael McManus (Stephen Baldwin), pencuri ulung yang lekas
naik darah; Fred Fenster (Benicio del Toro), rekan kejahatan McManus;
dan Todd Hockney (Kevin Pollak), sang pembajak yang bersaing dengan
McManus. Karena kelimanya tak terbukti bersalah, mereka pun dibebaskan.
Merasa tak terima dipermalukan oleh polisi yang telah
mengkambinghitamkan mereka dalam perampokan itu, kelimanya pun berencana
untuk menyingkap usaha kotor para polisi korup NYPD dengan merampok New
York’s Finest Taxi Service yang dikelola para polisi kotor tersebut.
Usaha perampokan mereka berhasil dan membuat banyak polisi kotor yang
terlibat di dalamnya disidangkan.
Tetapi aksi mereka tidak berhenti sampai di situ saja. Melalui seorang perantara bernama Redfoot (Peter Greene), mereka menerima sebuah pekerjaan besar dengan hasil yang menggiurkan. Pekerjaan tersebut ditawarkan oleh seorang pengacara bernama Tn. Kobayashi (Pete Postlethwaite). Tugas yang harus mereka lakukan dalam pekerjaan itu adalah merampok seorang tukang permata. Alih-alih membawa permata atau uang seperti yang dijanjikan, ternyata yang mereka temukan adalah hal lain yang tak diduga oleh Keaton, McManus, Fenster, Hockney, dan Verbal. Mereka pun harus berurusan dengan seorang penjahat kejam yang paling ditakuti; Keyser Soze. Usut punya usut, rupanya Kobayashi bekerja untuk Keyser Soze. Melalui Kobayashi, Keyser meminta Keaton dan gengnya untuk melaksanakan tugas terakhir sebagai penebus utang mereka pada Keyser di masa lalu. Siapa sebenarnya Keyser Soze ini? Mengapa dia memilih Keaton dan kawan-kawan untuk melaksanakan tugas yang sungguh berbahaya itu? Pada akhirnya, narasi kisah film ini ditutup pada adegan pembuka film.
PENDAPAT
Mungkin setelah kamu nonton filmnya dan terkejut dengan endingnya lalu menonton kembali kamu akan sadar banyak hal penting yang terlewatkan begitu saja , inilah yang membuat The Usual Suspects menjadi salah satu film terbaik sepanjang masa .
Mungkin setelah kamu nonton filmnya dan terkejut dengan endingnya lalu menonton kembali kamu akan sadar banyak hal penting yang terlewatkan begitu saja , inilah yang membuat The Usual Suspects menjadi salah satu film terbaik sepanjang masa .
SCREENSHOTS

